Tampilkan postingan dengan label jejak petualang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jejak petualang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Mei 2010

0 komentar


,..................keren kan aku,..................................
lagi di mana ya ini????lupa aku,.....
trawas kalo gak salah,......................


lagi mencoba naik ke tempat yang lebih tinggi,....!!!

Selasa, 27 April 2010

0 komentar


,..............................................................................
apakah kami adalah pemuda-pemuda hampa,....
atau hanya jiwa-jiwa penat yang merindu senja,....
yang rela menghela keringat di kerah-kerah lusut baju-baju kami,...
sejenak sampailah kami di pelepah daun pisang yang rindang agak layu kecokelatan,....
sebentar lalu kami menghirup udara-udara kebebasan,..
lalu kami berjalan dan mulai mengingat pertemuan awal kami dengan hutan-hutan,...
menebas ranting-ranting patah yang sedikit demi sedikit menyapa kami
dengan duri-duri tumpul menginjak-injak keangkuhan para pendaki gunung-gunung,...
kami lelah teman,...
asap-asap kota telah mengusir kami dan menemukan danau cinta di "Taman hidup"
tenda kami yang basah membuat kami damai dalam sejenak,....
gerimis membuat kami sadar indahnya pelangi saat sore hari,....
lalu canda-canda rumput di sebelah kami membuat kami meringis..
mereka bergoyang,
menari-nari dengan musik lembut dari angin-angin yang bertiup,...
melewatkan sejenak keluh kesah kami,......





Rabu, 21 April 2010

0 komentar


keindahan bromo pun kami nikmati di kala penat,...
mengunjungi gumpalan awan-awan di sana,...
bangun pagi-pagi dan mulai kedinginan,..
menapaki setapak demi setapak keindahan,..
mulai mengintip malu-malu di balik kabut-kabut tipis yang tersenyum,...
sinarnya yang agung,....
meratapi hamparan pasir bromo yang tak kunjung berakhir,...
menepi dan bercengkerama dengan pasir yang gemericik,...
memahami indahnya edelweiss,....
menyatakan satu demi satu cinta pada kawanan kuda-kuda lantang,....



----------Bromo,...._-----------


Sabtu, 12 September 2009

0 komentar
,........................................
,........................................
padang hjiau di kala senja yang menatap para nasib di ufuk barat bumi minang,...
bumi bergoncang sejenak dan saat ini kami masih menampung air mata di lubang lubang kepahitan yang gelap,...
kami mengais dan terus bercumbu dengan haru,...
meraih hawa-hawa panas begitu gerah akan bencana yang senantiasa berkawan dengan kita,...
langit-langit begitu gelap saat itu,..
.............

Jumat, 07 Agustus 2009

salah satu candi di Prambanan,...

0 komentar

.........................

,..................................
batu-batu hitam tersusun enggan dalam lukisan sajak singgasana raja-raja
dindingnya begitu rumit bertuliskan kisah para ratu,..
aku berdiri di atas candi Agung,...
memegangnya begitu dingin
menapakinya sangat malu pada nurani yang serba ungu
aku melirik makam-makam pemecah batu,...
lalu menebang asaku akan tirani pada alam ini,...
memahatnya begitu indah dengan jari jemariku,...
lalu angin meniupnya begitu kasar,..
sesuatu begitu enggan untuk diungkapkan
sekali saja tentang cinta,...
tentang aku,...

Kamis, 06 Agustus 2009

Yang mencintai bumi,..

0 komentar

................
mereka yang lelah
atau para karang2 di ujung kenistaan para pujangga bumi,..
mendaki puncak para gunung2 kami,..
memecah awan2 kelabu yang semakin biru,..
berdiri dan menyapa seluruh alam,..
yang mencintai alam ini
sejuk diterpa angin yang berisik dengan candanya bersama debu
udara ini yang jernih oleh tiupan embun-embun pagi
dalam temaram sinarnya yang enggan para bintang saling bercumbu dalam gelap
begitu lirih kami merintih,..
memangkas dahan yang menghadang langkah ini,..
menapaki bukit-bukit cinta,..
para tanjakan sayang,..
dan indahnya puncak-puncak kemegahan singgasana bumi,..
.......................................................

Rabu, 05 Agustus 2009

aku dan keajaiban alamku

0 komentar



gumpalan awan dan kabut-kabut senja di balik karang-karang impian
begitu terjal menjulang dan mengikis pasir-pasir keindahan
ombaknya bersautan bagai nyanyian cinta burung-burung merpati ,..
pantai adalah hamparan mimpi para penjudi alam,..
indahnya begitu malu tersipu kaki-kaki kasar kami,..
menapakinya begitu deras,..
memecah riaknya nan sepi,..
menyentuh airnya yang bersahaja dengan tangan ini
kami dan alam ini,..
menyelami dalamnya lautan
menyeberangi dahan-dahan di pulau-pulau kesendirian,..
mencari sajaknya yang dangkal dan tak berarti,...
bercerita tentang nurani di pelosok hutan dengan pantainya yang menyendiri
di sini,...


NB : kami adalah para petualang sejati,...ni aku di teluk semut,...pesisir pulau Sempu, daerah Malang Selatan,...perjalanan kesini adalah salah satu yang terbaik yang pernah kita lakuin,...semuanya seneng,...dan kita ketemu banyak sekali temen2 sehoby,...ada yang dari jakarta, dari bandung, dari mana aja,...ngecamp satu malam,...bawa air satu galon karena air di sisni sangat langka,...laguna yang indah,...melewati hutan,...karang2....pantai dengan pasir putihnya,...
ya setelah ini akan ada fotonya,..tapi bukan di postingan kali ini,...
Thanks to Allah SWT yang senantiasa menjaga kami selama perjalanan,..thanks buat kita sendiri "Orb",.Hensus, Angga, Sandy, Munsy, Zulfikar, haviv,..dan aku sendiri,..Yunus absen pada trip kali ini,..kakaknya nikahan,..ga pa2, dia tetep bagian dari kami,..

Go to Sempu,....

0 komentar


Indahnya pulau Sempu,..mengobati kejenuhan kami setelah satu semester bertarung dengan berlembar-lembar diktat kuliah,....
akhirnya tiba saatnya memuaskan dahaga kami akan tempat yang sepi nan indah,...juga kesenangan kami akan alam-alam yang masih asli,...perjalanan-perjalanan nan seru tak tertandingi,..tak kan terlupakan sepanjang kami masih menghirup udara ini,..
terima kasih Ya Allah,...

Mengenang Argopuro,...

0 komentar

…………………………………………………
Ketika senja dan amarah ini yang tak kunjung reda..
aku begitu larut dalam anganku di puncaknya yang indah..
hatiku telah terlibat dalam batasan sepi yang tak kunjung berakhir,...
merindu awan yang sangat dekat memelukku ....
melewati ranting-ranting yang menyapaku..
dalam lebatnya semak belukar..
akulah gundah yang sedang mencari rinduku di sana..
rindu para pendaki sejati..
dalam sujudku di hadapanNya...
bercengkerama dengan riuhnya suara daun...
indahnya purnama dan dingin malam yang senantiasa menyelimuti...
sungguh rendah kami dihadapanNya...
sendiri sepi dan seakan tak pernah habis....
jalan setapak, berkelok dan menanjak tak berarah...
semuanya adalah memori yang membuat aku terjebak dalam pagar-pagar harmoni alam yang begitu rumit...sungguh sangat rumit...
dan bila langkahku terhenti sampai di sini.....
tak kembali ......
sungguh aku sangat mencintai alam ini....
maka biarkanlah aku menjadi saksi....
keajaiban alam dan para gunung-gunung kami....
.............................................................................